Tandan kosong kelapa sawit merupakan salah satu biomassa lignoselulosa yang tersedia dalam jumlah melimpah sebagai hasil samping industri kelapa sawit. Kandungan selulosa dan hemiselulosa yang terdapat di dalamnya menjadikan material ini berpotensi untuk dikonversi menjadi gula fermentabel dan selanjutnya dimanfaatkan dalam proses produksi bioetanol. Namun demikian, struktur lignoselulosa yang kompleks dan relatif resisten terhadap proses hidrolisis menjadi salah satu tantangan utama dalam pemanfaatannya. Oleh karena itu, perlakuan pendahuluan dan sakarifikasi merupakan tahapan penting yang menentukan keberhasilan proses konversi biomassa menjadi bahan baku fermentasi. Buku ini membahas secara sistematis prinsip dan penerapan perlakuan pendahuluan serta sakarifikasi dalam rangka meningkatkan aksesibilitas komponen karbohidrat pada tandan kosong kelapa sawit. Pembahasan mencakup karakteristik biomassa lignoselulosa, struktur dan komposisi tandan kosong kelapa sawit, prinsip dasar perlakuan pendahuluan, berbagai metode perlakuan fisik, kimia, fisikokimia, dan biologis, serta mekanisme pemecahan komponen lignoselulosa.
No comments:
Post a Comment