Ekonomi sebagai bagian dari ilmu pengetahuan memiliki pengaruh yang nyata dalam kehidupan kita sehari – hari, mulai dari keputusan untuk memilih barang yang dibeli, memilih jenis pekerjaan, mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan hidup sehari – hari, menabung di bank yang memberikan suku bunga tertinggi, menghadapi kenaikan harga barang, dan sebagainya. Meskipun kita yakin bahwa semua orang tidak berdiskusi dulu dalam menghadapi kenaikan harga produk, namun orang cenderung mengurangi konsumsi produk, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini menarik, mengingat ternyata sebagian besar orang akan melakukan atau cenderung berperilaku yang relatif sama terhadap suatu kejadian ekonomi, meskipun sebenarnya tidak ada kewajiban bagi seluruh orang untuk melakukan hal yang sama. Tentunya ini dilandasi oleh suatu asumsi yang kuat, yaitu setiap orang akan rasional pada pengambilan keputusan, khususnya ekonomi. Samuelson (1995) Secara sederhana, ilmu ekonomi sebenarnya didasarkan pada tiga (3) konsep penting, yaitu kelangkaan (scarcity), pilihan (choice), dan pengambilan keputusan (decision making). Ilmu ekonomi muncul karena manusia selalu ingin mendapatkan sesuatu melebihi sumber daya yang dimilikinya. Misalnya, manusia ingin hidup di dunia yang nyaman dan aman, air yang bersih, pendidikan yang baik, rumah mewah, kendaraan bagus. Sementara untuk mendapatkan itu semua, seseorang dibatasi oleh waktu, pendapatan, dan harga yang harus dibayar yang akhirnya berakhir pada tidak terpenuhinya semua keinginan tersebut. Oleh karena itu, ilmu ekonomi diperlukan untuk memahami bagaimana cara memenuhi keinginan yang tidak terbatas tersebut dengan sumber daya yang terbatas.
No comments:
Post a Comment